search-button

Aug 6, 2015

30 Cara Merawat Bayi Baru Lahir

   
Advertisements
Merawat Bayi Dengan Memberikan ASI

Ibu yang telah melahirkan anak pertama, terkadang menemui kendala dalam merawat bayi yang baru lahir. Pada saat si kecil lahir ke dunia, tentunya Anda sebagai seorang ibu harus sudah siap siaga dalam merawat dan memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan buah hati Anda setiap hari. Berbagai situasi dan kondisi Anda, baik itu lelah, cape, itu sudah  menjadi resiko dan tanggung jawab Anda sebagai seorang ibu.

Kenali berbagai tanda dari bayi Anda yang baru lahir. Bagaimana dan apa saja yang harus Anda lakukan untuk merawat bayi yang baru lahir?

Tips Cara Merawat Bayi Dengan Baik

    • Kenali Tangisannya
  1. Saat Bayi Merasa Lapar. Biasanya ketika bayi Anda mulai merasa lapar, bayi akan memberikan tanda dengan menangis sebentar yang kemudian menangis lagi dengan berulang-ulang. Saat Anda mengusapkan  jari di dekat mulutnya, bayi Anda akan memberikan  respon seperti ingin menghisap jari Anda. Berikanlah ASI hingga bayi Anda sudah benar-benar kenyang.
  2. Saat Bayi Buang Air. Pada saat  bayi buang air, secara otomatis popok akan menjadi basah , dan bayi akan  merasa tidak nyaman. Pada saat yang bersamaan, bayi biasanya akan menangis dan sebelum Anda mengganti popoknya, bayi akan menangis semakin keras.
  3. Saat Bayi Merasa Kepanasan Maupun Kedinginan. Bayi yang baru lahir biasanya selalu dibedong dengan menggunakan kain. Kain yang digunakannyapun tidak boleh terlalu tipis ataupun terlalu tebal. Jika bayi Anda merasa kedinginan maupun kepanasan biasanya bayi akan menangis.
  4. Jika Bayi Anda Kolik. Gejala kolik ini biasanya akan dialami bayi Anda yang baru saja berumur sekitar 2 minggu. Gejala ini disebabkan karena system pencernaannya belum bekerja secara optimal ataupun terdapat banyak gas sehingga perutnya kembung. Bayi yang terkena gejala ini biasanya menangis pada sore hari hingga malam hari. Berikanlah ASI dan berikan bayi Anda rasa nyaman dengan menimangnya.
  5. Jika Bayi Anda Sakit. Jika bayi Anda terus-terusan menangis dengan suara yang melengking dan secara terus menerus, mungkin bayi Anda sedang sakit. Cobalah berikan beberapa penanganan dan perawqatan, dan juga jangan lupa untuk memberikannya ASI. Jika bayi Anda masih seperti ini, cobalah untuk memeriksakannya kedokter.
    • Cara Pemberian ASI yang Baik
  6. Berikanlah ASI Setelah Bayi Baru Dilahirkan. Pada saat Anda baru melahirkan, payudara Anda akan menghasilkan zat kolostrum yang sangat baik sekali untuk daya tahan  tubuh pada bayi Anda. Segeralah berikan ASI pada bayi Anda yang baru saja dilahirkan, untuk waktunya sesegera mungkin atau ½ hingga 1 jam setelah bayi dilahirkan.
  7. Berikanlah ASI Setiap Saat. ASI ini sangat penting sekali bagi tumbuh kembang bayi Anda, karena pentingnya peran ASI ini bahkan jika bayi Anda sedang tidurpun harus dibangunkan untuk diberikan ASI, bangunkanlah setiap 1,5 hingga 2 jam pada saat bayi tidur untuk Anda susui.
  8. Cara Anda Menyusui. Ketika Anda akan menyusui bayi Anda, biarkanlah mulutnya terbuka lebar dan dapat mencakupi areola, bagian bibir atas dan bawah bayi harus membuka ke luar dan dagunya menempel pada payudara dengan pipi yang terlihat penuh. Saat menyusui yang paling bagus adalah pada saat malam hari, karena pada malam hari payudara akan memproduksi hormone prolaktin yang berperan sebagai penghasil air susu yang banyak.
  9. Susuilah bayi dengan kedua payudara Anda secara Bergantian. Pada payudara terdapat zat inhibitor yang mampu mencegah sel-sel penghasil ASI yang berfungsi untuk mencegah terjadinya pembengkakan pada payudara. Apabila payudara Anda kosong atau dengan kata lain Anda sering memberikan ASI pada bayi Anda, zat inhibitor akan keluar bersama air susu sehingga sel-sel yang memproduksi air susu akan kembali bekerja. Maka dari itu, susuilah bayi Anda selama kurang lebih 15 menit dengan payudara yang bergantian.
    • Cara Menggendong dan Memperlakuan Bayi
  10. Cara Mengangkat Bayi. Selipkanlah satu lengan Anda dibawah kepala bayi, dan lengan Anda yang satunya dapat dijadikan sebagai penyangga pada bagian pantat bayi. Angkatlah bayi Anda secara perlahan dan dengan penuh kelembutan . Pastikanlah bagian kepalanya diangkat lebih tinggi dibandingkan dengan bagian tubuh bawah. Jagalah bagian lehernya karena otot leher bayi belum sempurna dan belum optimal untuk menyangga bagian kepalanya dengan benar.
  11. Cara Menggendong Bayi dengan Lengan. Posisikanlah kepala bayi pada siku lengan Anda, dan bagian klengan satunya dapat Anda jadikan untuk menyangga dan menopang seluruh bagian tubuh bayi.
  12. Cara Anda Mendekap Bayi. Bayi yang baru lahir sangat senang dan merasa nyaman sekali jika mampu mendengar detak jantung orang yang sedang mendekapnya. Aturlah posisi bayi berdiri dengan wajah yang menghadap ke bagian dada Anda, pergunakan tangan Anda untuk menahan leher dan tangan satunya untuk menahan bagian pantat bayi Anda.
    • Cara Memandikan Bayi
  13. Bagian tali pusar. Tali pusar bayi harus senantiasa tetap kering supaya terhindar dari infeksi. Pada saat Anda mengganti poponya, bersihkanlah tali pusar bayi dengan membungkusnya menggunakan kain kasa steril yang telah dibasahi alcohol 70%. Jika pada bagian pangkal talipusarnya berdarah maupun  mengeluarkan darah, sesegera mungkin untuk berkonsultasi ke dokter.
  14. Bagian Mata. Setiap akan membersihkan mata bayi, basahilah kapas dengan air hangay, dan mulailah untuk membersihkan bagian matanya secara tepat dan benar.
  15. Bagian Telinga. Pada bagian telinga bayi haruslah dilakukan pembersihan dengan cara membersihkan bagian luar dan lubang telingan dengan kapas yang sdah Anda basahi dengan air terlebih dahulu.
  16. Bagian alat kelamin bayi laki-laki. Pada bagian ini, Anda haruslah membersihkannya dengan cara menarik kulit penis dengan cara lembut dan perlahan sehingga kotorannya bisa terangkat dengan baik dengan menggunakan kapas yang telah dibasahi dengan air.
  17. Bagian alat kelamin bayi perempuan. Cara membersihkan alat kelamin bayi perempuan adalah dengan  cara memegang kedua pergelangan  kakinya lalu angkat. Gunakanlah kapas basah untuk mengusapnya dari bagian atas ke bawah agarkotoran tidak masuk ke daerah kelamin dan tidak menimbulkan infeksi.
  18. Gunakanlah peralatan Mandi yang baik. Dalam  memilih peralatan mandi bayi Anda, pastika untuk memilih sabun yang tidak menyebabkan iritasi pada kulit, dengan pH 5-7. Pilih juga shampoo untuk bayi yang tidak menyebabkan perih di mata. Jangan sekali-kali Anda menaburkan atau membubuhkan bedak pada alat kelamin bayi Anda karena akan menyebabkan infeksi. Bubuhkanlah bedak pada area lipatan paha, bagian ketiak dan juga punggung.
  19. Teknik Memandikan Bayi. Jika Anda akan memandikan bayi yang baru lahir, sebaiknya basahi terlebih dahulu bagian tubuh bayi dengan menggunakan waslap  dan mulailah menggosoknya secara perlahan dengan sabun mandi bayi, setelah itu berikanlah shampoo pada bagaian kepalanya. Kemudian Anda bisa merendamnya pada bak mandi khusus bayi dengan menyangga bagian leher dan lengannya agar  tidak tercebur ke bak mandi. Keringkanlah dengan handuk yang lembut.
    • Penanganan Pada Saat Bayi Sakit
  20. Jika Bayi Anda Terserang Demam. Suhu normal pada bayi adalah 37°c,  jika suhunya melebihi batas normal berarti bayi Anda terserang demam. Berilah asetaminofen sesuai resep dokter. Jangan biarkan pakaiannya ketat, segera longgarkan. Tempelkan spons basah pada bagian ketiak, kaki dan badannya. Berikan ASI sesering mungkin.
  21. Jika Bayi Anda Batuk. Berikanlah ASI pada saat bayi Anda batuk, ASI ini bertujuan untuk menghilangkan lender di tenggorokannya. Olesi bagian leher beserta dada bayi agar bayi Anda merasa hangat dan juga dapat melegakan pernafasannya. Untuk bayi yang berumur dibawah 3 bulan, tidak dianjurkan untuk diberikan obat batuk, kecuali sesuai petunjuk dokter.
  22. Jika Bayi Terserang Diare. Pada saat bulan pertama, bayi akan buang air besar sebanyak 8 hingga 10 kali dalam sehari, hal ini dikarenakan karena system pencernaan bayi belum sepenuhnya bekerja secara optimal. Tetapi jika bayi Anda buang air besar dengan cara tidak normal, bisa jadi itu merupakan tanda bahwa bayi Anda terserang diare. Berikanlah ASI sesering mungkin untukmenghindari bayi terkena dehidrasi, dan juga jangan lupa untuk memeriksakannya ke dokter.
  23. Jika Bayi Anda Jatuh. Pada saat bayi Anda jatuh, periksalah seluruh bagian  tubuh bayi, apakah ada suatu perubahan bentuk, warna maupun pembengkakan pada bagian tubuhnya. Tangani secara tepat dan juga cepat. Namun apabila bayi Anda jatuh sampai tak sadarkan diri, cepatlah untuk membawanya ke rumah sakit.
  24. Apabila Bayi Anda Tersedak. Pada saat bayi Anda tersedak, posisikan bayi pada posisi tengkurap. Tepuk-tepuklah bagian pundaknya hingga sesuatu benda yang menyebabkan bayi Anda tersedak itu bisa keluar.
    • Kenali Kemampuan  Bayi
  25. Indra pendengaran.Pada saat bayi belum lahirpun ternyata bayi sudah mampu mendengar berbagai suara luar.Dan hingga pada saat bayi dilahirkan, ia akan senantiasa mengenali suara-suara yang sering ia dengar ketika berada dalam kandungan. Pada saat bayi sulit untuk tertidur, cobalah nyalakan radio, kipas angin maupun penyedot debu, karena suara dari benda-benda ini mirip suara ketika ia berada pada rahim ibunya.
  26. Indra penglihatan. Bayi yang baru lahir memiliki penglihatan dengan jarak sekitar 30 cm saja, tetapi dengan jarak sebesar ini ia sudah mampu mengenali wajah ibunya dengan jelas. Karena jarak penglihatan bayi belum sempurna, usahakan untuk tidak menggantung mainan diatas kepala bayi hingga ia berusia 2 bulan.
  27. Indra perasa pada bayi. Pada saat dalam kandungan, bayi mampu merasakan berbagai makanan ataupun minuman yang di konsumsi ibunya. Begitupun ketika ia lahir, bayi juga akan tetap bisa merasakan berbagai rasa makanan dan minuman melalui ASI ibunya. Berikanlah ASI maupun susu formula hingga ia berusia 6 bulan sebelum diperkenalkan dengan berbagai makanan padat lainnya.
  28. Indra peraba pada bayi. Sering-seringlah Anda membelai dan memeluk bayi Anda, karena indra peraba iniadalah cara yang paling efektif untuk membentuk suatu ikatan emosional ibu dan bayi.
  29. Indra penciuman.Bayi yang baru lahir memiliki indra penciuman yang lebih tajam dibandingkan dengan Anda, hal ini terbukti dengan bayi yang belum mencapai usia 1 minggu saja ia bisa mengenali aroma dari ASI ibunya.
  30. Kemampuannya berinteraksi dan memberikan respon. Meskipun bayi belum bisa bermain dan juga berbicara, ajaklah ia untuk berbicara dan tatap kedua matanya.Bayi sangat senang mendengarkan suara-suara lucuyang Anda katakana ketika berinteraksi dengannya. Hal ini mapu merangsang kecerdasan bayi dan juga sebagai langkah awal untuk pembentukan pribadinya.

Merawat bayi yang lahir membutuhkan kehati-hatian dari Anda sebagai seorang ibu. Rawatlah si kecil dengan baik dan benar agar dia bisa tumbuh dengan baik dan sehat. Berikanlah  ia cinta dan kasih sayang agar kelak bisa tumbuh dengan pribadi yang baik.