search-button

Oct 23, 2016

5 Obat Malaria Di Apotik

   
Advertisements
Obat Malaria Di Apotik

Apotik Sehat - Malaria merupakan jenis penyakit menular yang dikarenakan oleh parasit jenis plasmodium, yang menyebar dari satu orang ke orang yang lain lewat gigitan nyamuk Anopheles betina. Penyakit malaria ini di timbulkan oleh empat jenis parasit plasmodium, yaitu plasmodium vivax, plasmodium malariae, plasmodium ovale dan plasmodium falciparum. Penyakit malaria bisa dicegah dan bisa  diobati dengan menggunakan obat malaria di apotik. Intensitas penularannya yang melalui gigitan nyamuk ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, contohnya seperti jarak dengan tempat yang dijadikan nyamuk untuk berkembang biak, pola curah hujan, serta jenis dari nyamuknya.

Di awal tahap penularannya, yaitu 10 hingga 15 hari setelah tertular, penderita akan mengalami serangan malaria yang muncul 4 sampai 6 jam sekali dan disertai oleh rasa menggigil, demam yang tinggi, badan berkeringat, sakit di kepala, tubuh mulai terasa sakit, batuk kering, muntah serta anemia. Serangan bisa terjadi setiap hari atau bisa juga setiap 3 hari. Apabila penularannya disebabkan oleh bakter Plasmodium Falciparum, bisa mengakibatkan malaria otak serta kematian. Gejala malaria kadang tidak terasa hingga berbulan-bulan, bahkan sampai bertahun-tahun setelah tertular malaria.

5 Obat Malaria Di Apotik yang Ampuh

  1. Duocotexcin
    Duocotexcin merupakan obat malaria di apotik yang mengandung dihidroartemisinin dan piperquin Dihidroartemisinin sangat ampuh untuk membunuh kuman, sedangkan piperquin dapat bertahan lebih lama di dalam darah untuk mencagah terjadinya infeksi yang berulang.

  2. Resochin
    Resochin sangat ampuh untuk mengobati serangan akut malaria yang biasanya disebabkan oleh bakteri plasmodium malariae, plasmodium vivax, plasmodium flaciparum dan plasmodium ovale yang peka terhadap obat ini. Obat ini sebaiknya diberikan seminggu sekali di hari yang sama, sebanyak 300 mg selama berada di daerah malaria dan dilanjutkan selama 4 minggu setelah dari daerah malaria. Untuk daerah-daerah tertentu, yang mana transmisi malaria telah sangat intensif, untuk pencegahannya sebaiknya dosis ditambah menjadi 600 mg, diberikan setiap minggu dan dilanjutkan selama 4 minggu kemudian, setelah dari daerah malaria.

  3. Kloroquin
    Kloroquin merupakan obat malaria yang memiliki aktivitas yang sangat besar terhadap semua bentuk aseksual, namun tidak berkhasiat untuk obat mencegah malaria yang kambuh.
  4. Pamaquin. Pamaquin adalah satu-satunya obat yang memiliki khasiat langsung pada gametocyt dan dapat berfungsi sebagai obat pencegah kambuh. Untuk mencegah penyakit kambuh, monuk selama 14 hari 10 mg Pamaquin basa 3 x sehari. Sedangkan untuk menyembuhkan, sebaiknya minum 800 mg sekaligus sebagai permulaan, lalu 400 mg sehari selama 2 hari selanjutnya dan sebagai obat pencegah minum 400 mg, 1 x seminggu.

  5. Primaquin
    Dalam setiap tablet dari obat malaria di apotik ini terkandung Primaquin difosfat yang sama dengan 15 mg primaquin basa. Obat ini sering dipakai dalam bentuk garamnya, yakni garam HCl atau garam difosfat. Khasiat dari obat ini sama dengan pamaquin, namun lebih aktif serta tidak terlalu beracun.