search-button

Nov 12, 2016

Penyebab dan Gejala Penyakit Lupus Serta Cara Pencegahannya

   
Advertisements
Penyebab dan Cara Pencegahan Lupus

Apotik Sehat - Penyakit lupus merupakan penyakit auto imun yang dapat menyerang sistem kekebalan tubuh pada manusia secara berlebihan, sehingga bisa mengganggu kesehatan tubuh. Penyakit lupus biasanya terjadi pada saat antibodi menyerang sel sehat di dalam tubuh itu sendiri. Reaksi dari sistem imunitas dapat mengenai berbagai sistem organ tubuh manusia, seperti pada jaringan kulit, otot, ginjal, tulang, sistem saraf, jantung atau kardiovaskuler, lapisan paru-paru, paru-paru, hati, sistem pencernaan, otak, mata ataupun pembuluh darah serta sel-sel darah.

Jenis, Penyebab, Gejala dan Cara Pencegahan penyakit Lupus

Jenis Penyakit Lupus

  1. Cutaneus Lupus, sering disebut dengan discoid. Penyakit lupus jenis ini mempengaruhi kulit.
  2. VSystemic Lupus Erythematosus (SLE), biasanya menyerang organ tubuh seperti persendian, kulit, paru-paru, pembuluh darah, darah, ginjal, jantung, hati, syaraf, dan otak.
  3. Drug Induced Lupus(DIL), biasanya timbul dikarenakan penggunaan obat-obatan tertentu dan setelah pemakaian dihentikan, biasanya gejala tersebut akan hilang.
Penyakit lupus termasuk dalam penyakit yang mematikan seperti halnya kanker. Banyak penderita lupus yang meninggal akibat dari keganasan penyakit yang satu ini. Saat ini di seluruh dunia penderita lupus diperkirakan telah mencapai 5 juta orang dan diperkirakan lebih dari 100 ribu kasus baru telah terjadi setiap tahunnya.

Penyebab Penyakit Lupus

Hingga saat ini penyebab dari penyakit lupus belum diketahui secara pasti, akan tetapi pada sebagian besar penderita lupus tidak lepas dari latar belakang serta riwayat keluarga yang sebelumnya pernah terkena penyakit ini. Akan tetapi pada sebagian kasus yang lain, tidak ditemukan penyebab yang jelas dari penyakit ini. Di masyarakat sendiri ada anggapan apabila penyebab dari penyakit lupus adalah faktor adanya genetik yang telah turun temurun. Akan tetapi anggapan tersebut ditolak oleh kalangan lain yang menganggap ada faktor lain yang bisa menyebabkan munculnya penyakit lupus.

Meskipun mungkin, berasal dari orang tua atau leluhurnya diperoleh gen yang abnormal sehingga berpotensi penyakit ini menjadi berkembang. Dugaan lainnya yang di teliti oleh para ahli mengenai penyebab dari penyakit lupus adalah adanya faktor hormon, namun hal ini juga masih belum diketahui dengan pasti hormon yang menjadi penyebabnya. Pada dasarnya penyakit lupus bukanlah penyakit menular meskipun sebagian besar penderitanya merupakan wanita di usia produktif, sehingga penyakit ini sering dianggap sebagai penyakit wanita.

Gejala Penyakit Lupus

Gejala dari penyakit lupus sangat bervariasi, hal inilah yang menyebabkan seseorang yang menderita penyakit lupus sangat sulit untuk mendeteksi penyakit tersebut. Bahkan, terkadang gejala dari penyakit lupus bisa menyerupai gejala dari penyakit yang lainnya. Gejalanya yang variatif ini dikarenakan oleh organ tubuh yang diserang juga berbeda antara satu penderita dengan penderita yang lainnya. Contohnya, apabila yang diserang darah, maka gejalanya akan mirip dengan seseorang yang menderita anemia dan apabila yang diserang bagian mulut, maka penderita bisa mengalami sariawan yang berkepanjangan seperti gejala kekurangan vitamin C.

Apabila yang diserang sistem saraf dapat menyebabkan disfungsi mental, psikosis, kejang, serta sakit kepala yang parah. Begitu pula apabila sistem otot yang terserang, maka akan menunjukkan ciri-ciri yang khas pula, berupa rasa lemah ataupun sakit pada otot atau pada bagian pesendian, baik dengan atau tanpa pembengkakan yang disertai dengan tanda kemerahan pada daerah yang telah terserang.

Gejala penyakit lupus yang umum

Munculnya bercak kemerahan pada hidung serta kedua pipi yang membentuk seperti kupu-kupu. Bercak ini bisa juga terjadi di seluruh tubuh
  • Rasa lelah yang berlebihan
  • Rasa nyeri di bagian persendian
  • Anemia parah
  • Nafas berat dan susah
  • Sensitif dengan cahaya
Untuk mengetahui apakah kita menderita penyakit lupus atau tidak bisa dilakukan dengan melakukan tes antinuclear antibodies (ANA). Dengan melakukan tes ini, maka akan dapat mengidentifikasi auto antibody/antibody perusak yang memakan sel-sel baik di dalam tubuh. Apabila hasil dari tes positif maka kemungkinan besar kita mengidap penyakit lupus.

Pencegahan Penyakit Lupus

Penyakit lupus dapat dicegah dengan cara :
  • Menerapkan pola hidup sehat dan menghindari stres
  • Mengurangi kontak langsung dengan matahari secara berlebihan
  • Berhenti merokok
  • Berolahraga secara teratur
  • Diet nutrisi
Rekomendasi:
Para penderita penyakit lupus biasa disebut dengan odapus dan para odapus ini bisa  memeriksakaan diri di dokter spesialis rheumatology.  Apabila berobat secara teratur dan sesuai dengan saran dokter (biasanya diminum seumur hidup), maka penyakit lupus bisa ditanggulangi, sehingga para odapus akan bisa hidup sebagai orang normal. Penyakit lupus bukanlah penyakit yang menular, oleh karena itu kita tidak perlu merasa kuatir apabila harus berhubungan dengan penderita Lupus. Sebaliknya, kita bisa membantu mereka dengan memberikan dukungan serta support sehingga mereka tidak merasa stres.