search-button

Sep 18, 2016

Penyebab dan Gejala Penyakit Sinusitis

   
Advertisements
Penyembuhan, Penyebab dan Gejala Penyakit Sinusitis

Apotik Sehat - Di Indonesia penderita penyakit sinusitis setiap tahunnya semakin bertambah, terutama pada masyarakat di kota-kota besar. Dibalik semua gemerlap, daya tarik serta kemudahan akses dan fasilitas yang ada, masyarakat perkotaan ternyata sangat rentan mengalami masalah pada pernapasannya, hal ini terjadi akibat dari kualitas udara yang semakin buruk dan tidak sehat, contohnya polusi udara yang berasal dari asap kendaraan, debu, lingkungan yang kotor maupun yang lainnya.

Sinusitis adalah peradangan atau penyumbatan yang terjadi pada salah satu saluran sinus akibat dari alergi atau adanya infeksi virus, bakteri atau jamur. Setiap sinus mempunyai satu saluran ke hidung yang memungkinkan adanya pertukaran lendir dengan udara. Sinus maksila terletak di bagian pipi, sinus etmoid terletak di bagian kedua mata, sinus frontal terletak di bagian dahi dan sinus sfenoid terletak di bagian belakang dahi.

Jenis, Penyebab dan Gejala Penyakit Sinusitis

Jenis Penyakit Sinusitis

Penyakit sinusitis menurut periode lamanya
  • Sinusitis akut (kurang dari 1 bulan)
  • Sinusitis sub-akut (antara 1 sampai 3 bulan)
  • Sinusitis kronis (lebih dari 3 bulan)
Penyakit sinusitis menurut jenis peradangannya
  • Sinusitis infeksi, biasanya disebabkan oleh virus atau bakteri
  • Sinusitis non infeksi, biasanya disebabkan oleh alergi dan iritasi bahan kimia.
Penyakit sinusitis menurut penyebabnya
  • Rhinogenik (kelainan pada hidung)
  • Dentogenik atau odontogenik (kelainan pada gigi)

Penyebab Penyakit Sinusitis

Penyebab penyakit sinusitis ada bermacam-macam, tergantung dari jenis sinusitisnya, baik itu yang disebabkan oleh virus (virus common cold), bakteri, jamur dan adanya infeksi (kerongkongan, amandel serta gigi), kelainan anatomis pada hidung, benda asing yang terdapat di hidung, tumor, polusi, polip, alergi pada udara dingin, serta alergi pada udara kering.

Penyebab penyakit sinusitis yang umum

  • Adanya infeksi atau peradangan, baik itu yang terdapat di daerah rongga hidung ataupun pada tenggorokan (peradangan amandel tonsil dan adenoid).
  • Adanya sumbatan pada daerah rongga hidung, contohnya: polip, benda asing, tumor pembesaran tulang konka hidung (baik itu konka inferior dan media), tulang hidung bengkok (septum deviasi) .
  • Adanya alergi di hidung, yang menyebabkan sumbatan.
  • Adanya pengaruh lingkungan, seperti suhu udara dingin, panas, polusi, debu, dan bau yang menyengat.
  • Air yang sering masuk ke dalam rongga hidung.
  • Adanya trauma fisik ataupun stress (barotrauma) yang menyebabkan terjadinya perdarahan pada sinus.
  • Adanya infeksi pada gigi geraham 1, 2, dan 3 di bagian atas kiri serta kanan. Apabila infeksi sudah dalam tahap berat dan berlangsung lama bisa menembus hingga mencapai rongga sinus maksilaris (pipi).

Penyebab Penyakit Sinusitis Akut

  • Virus. Sinusitis akut dapat terjadi apabila terdapat infeksi virus di saluran pernafasan atas (ISPA), contohnya pilek.
  • Bakteri. Di dalam tubuh manusia terdapat jenis bakteri yang apabila dalam keadaan normal tidak akan membahayakan, contohnya Haemophilus influenzae serta Streptococcus pneumoniae. Akan tetapi apabila daya tahan tubuh menurun atau apabila saluran sinus tersumbat yang diakibatkan oleh pilek ataupun infeksi virus yang lain, maka bakteri yang pada awalnya jinak tersebut akan terus berkembang biak dan dapat menyerang saluran sinus, sehingga bisa terjadi infeksi sinus akut.
  • Jamur. Jamur aspergillus adalah jamur yang dapat menyebabkan sinusitis pada penderita yang mengalami gangguan sistem kekebalan. Untuk beberapa orang, sinusitis jamur merupakan bentuk dari reaksi alergi yang berhubungan dengan jamur.

Penyebab Penyakit Sinusitis Kronis.

Penyakit sinusitis kronis diantaranya dapat disebabkan oleh asma, alergi (misalnya rhinitis alergika), gangguan pada sistem kekebalan serta kelainan sekresi ataupun pembuangan lendir. Alergi pada hidung atau rhinitis alergika bisa menjadi penyebab dari sinusitis. Alergi ini biasanya disebabkan oleh debu, spora jamur, asap, bulu binatang, tepung, serbuk sari bunga, suhu udara yang dingin, serta bau yang menyengat. Apabila hidung menjadi kotor yang disebabkan oleh faktor allergen atau faktor lainnya yang menimbulkan alergi, maka akan menimbulkan bersin-bersin serta keluarnya lendir hidung. Apabila saluran sinus tersumbat, maka lendir ataupun cairan tidak dapat dibuang tersebut akan menyebabkan sinusitis.

Gejala Penyakit Sinusitis

Penyakit sinusitis sudah selayaknya harus segera ditangani, karena apabila tidak akan terjadi infeksi pada salah satu bagian dari rongga sinus yang akhirnya akan dapat dengan mudah menyebar serta menginfeksi organ lainnya yang penting. Hal ini dikarenakan letak dari rongga sinus sangat dekat dengan otak, mata dan organ penting lainnya yang ada di kepala. Oleh sebab itu mengetahui gejala sinusitis dengan pasti sejak dini merupakan hal yang sangat penting.

Beberapa gejala penyakit sinusitis

  • Adanya dahak di tenggorokan, seperti cairan yang berasal dari hidung jatuh ke bawah rongga.
  • Hidung menjadi tersumbat dan gatal.
  • Terdapat bau yang tidak sedap setiap kali bernapas.
  • Bersin-bersin.
  • Mengeluarkan ingus (sekret) yang berwarna putih kental. Apabila warna sekret telah berwarna.
  • kekuningan, bahkan kehijauan, maka kuman yang ada di dalam sekret telah lebih banyak. Sedangkan sekret yang diakibatkan oleh alergi biasanya berwarna putih, bening, serta cair.
  • Sakit kepala, sebab sekret pada rongga sinus akan menekan ke kepala.

Rekomendasi:
5 Obat Antibiotik Paling Ampuh di ApotikAntibiotik

Gejala Penyakit Sinusitis Pada Anak

Gejala penyakit sinusitis pada anak diantaranya adalah :
  • Anak mengalami demam yang berlangsung cukup lama, terkadang demam tidak terlalu tinggi.
  • Keluar ingus berwarna kuning kehijauan.
  • Lelehan ingus yang keluar melalui hidung dan batuk..
  • Nafas yang berbau.
  • Pusing dan muntah.
  • Sakit kepala, biasanya dibawah umur 6 tahun..
  • Mudah lelah.
  • Bengkak pada sekitar mata.