search-button

Nov 23, 2016

Telinga Berdenging Tanda Penyakit Tinnitus

   
Advertisements
Kenapa Telinga Berdenging
Apotik Sehat - Suara berdenging pada telinga dalam dunia medis biasa disebut dengan tinnitus. Penyakit tinnitus adalah suatu kondisi dimana pada telinga seseorang terdengar bunyi dengingan (ringing in ear) dimana suara tersebut sesungguhnya bukan berasal dari luar. Biasanya suara yang terdengar berbeda-beda, bisa berupa dengungan, raungan, mengerik, denging, menderu, siulan atau suara berdesis dengan tingkat gangguan yang berbeda-beda pula. Bunyi berdenging tersebut bisa muncul sesekali maupun secara terus menerus.

Tinnitus bisa jadi merupakan pertanda dari kondisi kesehatan seseorang, contohnya adalah berkurangnya pendengaranyang disebabkan oleh faktor umur, cedera pada telinga atau adanya gangguan pada sistem sirkulasi darah. Walaupun mengganggu, telinga yang berdenging biasanya bukanlah suatu kondisi yang serius. Tinnitus dapat menimpa pada satu telinga saja atau pada kedua telinga sekaligus dan juga dapat terjadi secara mendadak (karena trauma, cedera pada kepala atau otak) atau bisa juga terjadi secara perlahan akibat dari proses kepikunan.

Jenis-jenis Penyakit Tinnitus atau Telinga Berdenging

Tinnitus Subyektif

Tinnitus subyektif adalah jenis yang paling banyak dialami. Pada penyaki tinnitus subyektif, suara berdenging hanya dapat didengar oleh si penderita saja. Penyebab dari tinnitus subyektif adalah karena adanya masalah pada telinga, baik pada bagian luar, tengah, atau bagian dalam. Selain itu, tinnitus subyektif dapat disebabkan pula oleh adanya masalah pada saraf pendengaran atau pada bagian otak yang bertugas untuk menerjemahkan sinyal saraf sebagai suara.

Tinnitus Obyektif

Pada penyakit tinnitus obyektif, dokter yang memeriksa dapat mendengar suara yang didengar oleh pasien. Penyebab dari tinnitus objektif adalah adanya masalah yang terjadi dipembuluh darah, kondisi dari tulang telinga bagian dalam, atau karena adanya kontraksi otot. Tinnitus obyektif seperti ini jarang sekali terjadi.

Penyebab Penyakit Tinnitus atau Telinga Berdenging

Penyebab penyakit tinnitus atau telinga berdenging masih belum diketahui dengan pasti. Namun, ada banyak hal yang dapat menyebabkan seseorang bisa mengalami gangguan suara berdenging pada telinganya. Beberapa faktor yang dapat menyebabkan telinga berdenging adalah akibat mengkonsumsi suatu obat tertentu dalam jangka waktu yang cukup lama (aspirin atau obat anti-hipertensi), sering mendengar suara bising, keras, dan karena pukulan/tekanan pada telinga, atau bisa juga karena adanya gangguan pada idera pendengaran, menumpuknya kotoran telinga, infeksi sinus, adanya penyakit jantung, terjadinya trauma psikologis, dan cedera pada kepala atau leher.

Sebagian kalangan menyebutkan penyebab dari kuping berdenging karena adanya kerusakan pada saraf pendengaran ditelinga bagian dalam, faktor usia, adanya gangguan pada rahang, mengkonsumsi minuman beralkohol yang terlalu banyak,  infeksi pada telinga, pengapuran pada gendang telinga, stress, kelebihan cairan endolimphe yang ada didalam rumah siput telinga, alergi dan akibat dari adanya penyakit lain seperti tumor otak, kelainan pada tuba Eustachio, tuli saraf, anemia, hipertensi dan yang lainnya.

Cara Mengetahui Tanda-tanda Penyakit Tinnitus atau Telinga Berdenging

Untuk mendeteksi apakah kuping kita terkena penyakit tinnitus atau tidak, kita bisa mencoba untuk melakukan beberapa langkah dibawah ini:
  • Pilihlah suasana yang tenang dan hening, kemudian tutup mata Anda sambil duduk atau berbaring.
  • Konsentrasilah dan dengarkan baik-baik bunyi atau suara yang ada di sekitar Anda. Dengarkan bunyi aneh yang mungkin terdengar oleh telinga akan tetapi tidak diketahui sumbernya.
  • Apabila Anda mendengar bunyi atau suara baik itu sesekali atau secara terus menerus, bisa jadi itu adalah tanda telinga berdenging. Bunyi atau suara tersebut mungkin hanya terjadi pada salah satu telinga saja atau bisa juga pada kedua telinga sekaligus.
  • Coba cek pada orang lain apakah mereka mendengar bunyi atau suara seperti yang Anda dengar tersebut.
    Semakin tenang dan hening suasana biasanya bunyi atau suara berdenging itu akan semakin mudah untuk didengarkan.
  • Untuk lebih memastikannya, sebaiknya Anda berkonsultasi pada dokter atau otolaryngologist. Apabila perlu sebaiknya Anda juga melakukan test uji pendengaran.

Cara Mencegah dan Mengatasi Penyakit Tinnitus atau Telinga Berdenging

Penyakit tinnitus atau telinga berdenging dapat dicegah dan diatasi dengan cara mengurangi konsumsi garam (natrium),  terapi musik/suara (neuronomics), meningkatkan asupan kalium, menambah asupan Omega 3  dan mengkonsumsi Ginkgo Biloba. Selain itu bisa juga dengan menghindari stress, belajar untuk mengabaikan bunyi atau suara yang timbul, menjauh dari sumber suara yang keras, suara dentuman, suara berisik, mengecek tekanan darah, menghindari obat yang bisa menimbulkan tinnitus, rutin untuk berolahraga, dan istirahat yang cukup.