search-button

Oct 26, 2016

Biaya Cek Kehamilan di Klinik

   
Advertisements
Biaya Cek Kehamilan di Klinik
Apotik Sehat – Mengetahui rata-rata biaya cek kehamilan di klinik pada saat ini sebenarnya sudah bukan merupakan perihal yang sulit dilakukan. Terlebih di era teknologi modern seperti sekarang ini, dimana berbagai macam informasi sudah dapat ditemukan secara mudah melalui pencarian media online seperti situs atau website. Tidak dapat dipungkiri memang bahwa saat masa-masa kehamilan, seorang ibu hamil akan membutuhkan banyak biaya. Salah satunya seperti biaya periksa kehamilan rutin, yang biasanya dilakukan setiap 2 hingga 3 minggu sekali. Maka dari itulah mengapa seorang ibu hamil juga wajib mengetahui biaya rata-rata periksa kehamilan tersebut.

Biaya Cek Kehamilan di Klinik

Pada dasarnya fasiltas kesehatan sendiri memang sudah sangat bermacam-macam pada saat ini, sehingga saat ini periksa kehamilan tidak hanya dapat dilakukan di tempat seperti rumah sakit atau puskesmas saja. Melainkan dapat juga di berbagai klinik khusus ibu hamil yang biasanya dimiliki oleh para dokter spesialis kandungan. Fasilitas kesehatan tersebut bukanlah merupaka fasilitas kesehatan milik pemerintah seprtti rumah sakit umum daerah atau puskesmas. Melainkan fasilitas kesehatan milik per-orangan atau fassilitas kesehatan swasta. Maka dari itulah tak heran jika biaya yang dibutuhkan di klinik akan cenderung lebih mahal jika dibandingkan dengan tempat lain.

Ya, karena fasilitas kesehatan swasta memang tidak akan mendapatkan tunjangan dari pemerintah, berbeda dengan rumah sakit umum daerah dan juga puskesmas. Untuk itulah mengapa biaya periksa di berbagai klinik swasta akan cenderung lebih mahal, terlebih untuk bagian kehamilan yang memiliki banyak segmen. Sebenarnya biaya cek kehamilan di klinik cenderung mahal karena biaya konsultasi dengan dokter spesialis kandunganya. Pada umumnya, pemeriksaan kehamilan di klinik-klinik biasanya akan memiliki tarif mulai dari kisaran 70 ribu rupiah hingga kisaran 100 ribu rupiah. Biaya tersebut biasanya sudah termasuk biaya USG namun belum termasuk print-out hasilnya.

Jika ingin meminta hasil print-out USG tersebut, maka pasien ibu hamil biasanya akan dikenakan kembali biaya tambahan dengan kisaran antara 20 ribu hingga 50 ribu rupiah. Biaya tersebut juga biasanya belum termasuk untuk pembelian obat-obatan dari resep yang diberikan. Akan tetapi biaya tersebut hanya merupakan biaya kisaran rata-rata. Karena tidak semua klinik ibu hamil akan menentukan tarif sesuai dengan gambaran tadi, bisa lebih kecil atau lebih murah namun bisa juga lebih mahal. Bahkan ada juga dokter spesialis kandungan yang menetapkan tarif hingga 150 ribu rupiah hanya untuk sekali konsultasi. Belum termasuk biaya USG, print-out, dan menebus resep obat-obatan.

Dan jika diperkirakan, mungkin biayanya akan mencapai kisaran 300 ribu lebih untuk sekali periksa, konsultasi, USG, dan menebus resep obat di klinik. Tentu harga yang berbeda jauh dengan fasilitas kesehatan milik pemerintah. Karena biasanya Anda hanya akan dikenakan biaya antara 50 ribu hingga 100 ribu rupiah untuk sekali pemeriksaan lengkap. Akan tetapi semua hal tersebut akan kembali pada kebiasaan dan kepercayaan masing-masing individual. Biaya cek kehamilan di klinik memang cenderung relatif lebih mahal, namun dipastikan pelayanan yang diperoleh pun tidak akan mengecewakan. Sehingga dengan biaya yang mahal, maka Anda pun akan memperoleh hasil yang sangat memuaskan.
Baca juga: