search-button

Nov 19, 2016

Astigmatisme: Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati

   
Advertisements
Penyebab, Gejala dan Cara Mengobati Mata Silinder

Apotik Sehat - Apa itu Astigmatisme? Mungkin pertanyaan ini akan mucul saat Anda mengenal penyakit yang satu ini. Secara medis, penyakit yang satu ialah sama dengan mata silinder. Seseorang yang mengidap penyakit ini umumnya memiliki kelengkungan mata dan lensa yang tidak normal. Hal tersebut menyebabkan cahaya yang masuk tidaklah menempati titik fokus, melainkan akan menyebar dan terkadang berada di belakang retina.

Pada kasus ini,seseorang yang mengidap mata silinder umumnya akan memiliki bola mata yang lonjong dan hampir persis seperti telur. Jika seseorang sudah mengidap penyakit ini, maka pengilihatn orang tersebut tidak akan terfokus dengan baik.

Penyabab Astigmatisme atau Mata Silinder

Umumnya seseorang yang mengidap penyakit ini adalah keturunan dari orang tua yang mengidap penyakit yang sama. Dengan kata lain, penyakit ini mereka dapatkan dari faktor genetik atau keturunan. Selain penyebab tersebut, kebiasaan membaca yang tidak baik dan terlalu sering melihat objek pada jarak dekat juga mengakibatkan seseorang terkena penyakit yang satu ini.

Hal ini terjadi karena seseorang yang mengunakan teknik melihat dan membaca denganbaik akan cenderung mengalami tekanan yang berlebihan pada bagian retina. Dan jika terjadi pada waktu yang lama, bukan tidak mungkin seorang yang mengidap mata silinder iniakan mendapatkan komplikasi mata lainnya.

Gejala Astigmatisme atau Mata Silinder

Saat seseorang mengidap penyakit ini, Ia akan mengalami beberapa gejala fisik. Adapun gejala fisik yang dimaksud antara lain:
  1. Kepala yang sering pusing dan tidak nyaman.
  2. Mata yang sering lelah, terlebih lagi jika digunakan melihat benda jauh atau pun dekat dalam durasi yang lama.
  3. Pandangan sering kabur, baik itu pandangan ke objek yang dekat maupun yang jauh.
Jika hal ini terjadi, ada baiknya Anda periksakan kondisi ini pada dokter mata atau semacamnya. Hal ini dilakukan untuk mengetahui kondisi mata Anda. Dan jika mata Anda benar menderita mata silinder, maka Anda harus segera melakukan tindakan pengobata  dengan segara.
Baca juga:

3 Cara Mengobati Astigmatisme atau Mata Silinder

Pada dasarnya, seseorang yang sedang mengidap penyakit ini bisa disembuhkan. Sedangkan untuk cara penyembuhannya sendiri cukup banyak,  mulai dari terapi sampai operasi. Akan tetapi, dari beberapa metode, ada beberapa metode yang paling banyak digunakan. Nah, adapun metode yang dimaksud adalah:
  1. Operasi.
    Operasi untuk mengatasi mata silinder biasanya dilakukan apabila kondisi sudah terlanjur parah. Pada beberapa kasus, orang yang mengidap silinder stadium lanjut umumnya akan melakukan operasi untuk mengobati matanya. Adapun jenis operasi itu sendiri adalah operasi dengan sinar laser.
    Menurut medis, operasi ini dilakukan untuk memperbaiki bentuk kornea mata yang tidak ideal. Kendati mahal, namun cara pengobatan astigmatisme paling banyak dilakukan. Karena selain lebih efektif, cara seperti ini juga tidak membutuhkan masa penyembuhan yang lama.
  2. Penggunaan Lensa Bantu.
    Layaknya mata miopi atau pun hipermetropi, mata silinder juga bisa diatasi dengan lensa bantu khusus, yaitu lensa silinder. Lensa ini akan membantu penderita dalam hal melihat. Namun, apabila digunakan dengan baik dan jenis lensanya ideal, lambat laun tingkat keparahan mata silinder Anda akan berkurang dan hilang dengan sendirinya.
  3. Terapi Ramuan.
    Untuk yang satu ini, sangatlah cocok bagi Anda yang tidak memiliki badget lebih untuk pengobatan. Pasalnya, selain mudah, biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan astigmatisme ini pun jauh lebih murah dari proses penyembuhan mata silinder pada umumnya. Adapun jenis ramuan yang sering digunakan untuk pengobatan ini adalah:
  • Ramuan daun sirih.
  • Ramuan air daun melati.

Bagaimana? Pengobatan diatas mudah dan gampang bukan? tapi ingat, pengobatan diatas haruslah disesuaikan dengan tingkat keparahan dan kondisi mata penderita. Apabila Anda menderita mata silinder yang ringan, Anda mungkin bisa menggunakan terapi lensa atau pun ramuan. Akan tetapi, jika tingkat keparahan mata Anda sudah berat, ada baiknya Anda menggunakan cara pengobatan asmatisme dengan operasi laser.
Baca juga: