search-button

6 Ciri dan Penyebab Rabun Dekat Secara Mendalam

   
Advertisements
Advertisements

Apotik Sehat – Rabun dekat adalah keadaan dimana seseorang dapat melihat objek jauh dengan jelas, dan tidak bisa melihat objek dekat dengan benar dan jelas. Umumnya, penderita gangguan mata ini berusia 40 tahun keatas. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan juga ramaja atau bahkan anak-anak juga bisa mengidap gangguan mata yang satu ini.

Dan untuk melihat dengan jelas, seseorang penderita hipermetropi biasanya akan menggunakan lensa bantu untuk melihat benda-benda pada jarak yang dekat. Hal tersebut dilakukan mengingat penderita sendiri tidak bisa melihat dengan jelas benda-benda yang ada didekatnya.

Penyebab Rabun Dekat

Rabun ini sendiri diakibat oleh penurunan fungsi mata,hal tersebut disebakan karena adanya otot-otot mata pada beberapa organ mata yang mengalami pengenduran. Hal tersebut mengakibatkan organ mata tidak bisa bekerja dengan baik dan menempatkan cahaya yang masuk dengan baik. Alhasil, cahaya pun masuk dan tidak tepat berada di retina, melainkan dibelakangnya. Dan jika hal ini terjadi, maka pandangan pun akan buram dan tidak jelas.

Akan tetapi, terlepas dari penyebab medis diatas, ada beberapa faktor yang membuat seseorag mengalami hipermetropi. Nah, adapun faktor yang menyebabkan rabun dekat sendiri adalah sebagai berikut:
Pola hidup yang buruk.
Pola hidup yang kurang baik seperti merokok, minum minuman beralkohol, dan kurang istirahat dapat meningkat resiko penurunan fungsi mata. Jika sudah begini, maka peluang terkena hipermetropi pun akan semakin tinggi.
Keturunan.
Perlu Anda ketahui, hipermetropi adalah satu dari beberapa gangguan kesehatan mata yang dapat ditularkan pada anak dan cucu Kita. Pasalnya,anak dan cucu sendiri adalah orang yang memiliki kesamaan genetik dengan Kita. Dengan demikian, maka penularan hipermetropi ke mereka pun sangat mudah dilakukan.
Usia yang sudah tua.
Sudah bukan rahasia umum lagi jika orang yang sudah tua lebih cenderung menderita rabun dekat lebih cepat. Hal tersebut sangat mungkin sekali terjadi. Karena mengingat pada lansia sendiri pasti mengalami penurunan fungsi organ, termasuk mata dan berdampak pada penglihatan  dan terjadinya rabun itu sendiri.

Ciri-Ciri Hipermetropi

Pada dasarnya, ciri-ciri mata yang mengidap hipermatropi itu sangatlah mudah untuk dibedakan. Adapun ciir-ciri hipermetropi sendiri adalah sebagai berikut:
  • Mata akan mudah lelah.
  • Mata akan kesulitan melihat benda dekat, tapi sangat jelas bila melihat benda yang jauh.
  • Penglihatan objek jarak dekat akan cenderung buram dan samar.
  • Mata akan serin berair.
  • Penderita rabun dekat cenderung memiliki mata yang berwarna kemerahan.
  • Penderita yang mengidap hipermetropi cenderung sering mangalami sakit kepala yang berkepanjangan.

Bagaimana? Ciri-ciri hipermetropi diatas sangat mudah dikenali bukan? oya, jika Anda memilii ciri-ciri seperti diatas, alangkah baiknya Anda memeriksakan kondisi tersebut pada dokter mata atau pun semacamnya. Pasalnya, dengan melakukan tindakan ini, Anda akan tahu kondisi kesehatan mata Anda. Dan apabila Anda telah diagnosa mengidap rabun dekat, Anda bisa melakukan tindakan penanganan dengan segera.
Baca juga: