search-button

Feb 5, 2017

5 Cara Merawat Luka Berdarah Agar Terhindar Dari Tetanus

   
Advertisements
Advertisements
cara merawat luka
Apotik Sehat – Terkadang tanpa sengaja salah satu anggota tubuh kita menjadi terluka saat sedang melakukan pekerjaan. Misalnya tangan yang terkena pisau, tertusuk paku, atau terjepit benda berat yang mengakibatkan luka mengeluarkan banyak darah. Saat hal ini terjadi, Anda harus bisa melakukan penanganan sendiri agar terhindar dari bahaya infeksi berbagai bakteri dan virus penyakit yang dapat masuk melalui luka terbuka yang Anda alami. Salah satu infeksi penyakit berbahaya yang bisa terjadi pada luka adalah tetanus.

Tetanus merupakan penyakit yang di sebabkan oleh infeksi bakteri bernama Clostridium tetani. Bakteri ini biasanya terdapat dalam tanah, debu, dan kotoran baik itu kotoran hewan maupun kotoran manusia. Penyakit tetanus yang di sebabkan infeksi bakteri ini tergolong ke dalam penyakit serius yang tidak bisa di sepelekan. Jika tidak segera mendapatkan pertolongan maka dampak yang paling buruk akan berujung pada kematian.

Cara Merawat Luka Berdarah

Sudah banyak sekali kasus kematian akibat infeksi tetanus. Rata-rata mereka yang mengalami tetanus tidak menyadari pada awalnya bagaimana mereka bisa terserang tetanus. Terkadang luka kecil yang terbuka juga tetap berpeluang untuk terinfeksi oleh bakteri ini. Nah untuk mencegah penyakit tetanus pada saat mengalami luka yang berdarah, Anda harus mengetahui penanganan yang tepat jika tubuh Anda mendapatkan luka.

Berikut ini kami berikan cara merawat luka berdarah agar Anda terhindar dari serangan penyakit tetanus yang mematikan itu.

1. Pastikan Tangan Anda Bersih

Ini adalah hal pertama yang harus selalu Anda perhatikan. Saat hendak menangani luka, pastikan tangan Anda dalam keadaan bersih. Jika memungkinkan, cucilah tangan dengan sabun atau cairan anti septik sebelum melakukan perawatan pada luka.

2. Hentikan Pendarahan

Pada beberapa luka yang terbuka cukup besar, biasanya darah akan mengalir keluar dengan deras. Terlebih lagi jika luka terjadi pada saat Anda sedang beraktivitas yang berat di mana pada saat itu jantung sedang memompa darah dengan kuat. Langkah yang harus segera Anda lakukan adalah menghentikan pendarahan sesegera mungkin. Tekan atau ikat dengan kain agar darah yang mengalir dapat berkurang.

3. Bersihkan Luka

Bersihkan luka dengan menggunakan air bersih yang mengalir. Jangan menggunakan sabun sembarangan pada saat membersihkan luka, karena beberapa sabun justru akan menyebabkan terjadinya iritasi. Jika di dalam luka terdapat kotoran yang sulit di angkat, gunakanlah penjepit yang telah di sterilkan dengan alkohol. Jangan sekali-kali menggunakan jarum peniti atau alat lain yang tidak steril.

4. Tutup Luka

Setelah luka di pastikan cukup bersih, oleskan obat luka yang mengandung iodum. Anda bisa menggunakan betadine atau obat sejenisnya. Lalu tutuplah luka dengan menggunakan perban steril khusus yang banyak di jual di apotek. Perban akan mencegah luka Anda terpapar kuman atau bakteri dari luar.

Perhatikan perban yang di gunakan, jika sudah cukup basah atau kotor segera ganti dengan perban yang baru. Penggunaan perban tidak perlu di lakukan terlalu lama, jika di rasa luka sudah cukup kering bukalah perban agar mempercepat pengeringan luka.

5. Berobat Ke Dokter

Ini adalah poin paling penting dari mencegah terjadinya infeksi tetanus pada luka berdarah, Anda harus selalu memperhatikan perkembangan luka Anda setiap hari. Jika tidak ada tanda-tanda membaik dan justru bertambah parah segeralah kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Itulah cara paling ampuh merawat luka dengan baik dan benar agar terhindar dari infeksi penyakit tetanus. Jangan pernah menyepelekan luka meskipun hanya luka kecil agar Anda selalu terhindar dari berbagai penyakit berbahaya yang mematikan.
Baca juga: