search-button

Feb 15, 2017

Perbedaan Cara Kerja Obat Herbal dan Obat Kimia

   
Advertisements
Advertisements
Perbedaan Obat Herbal dan Obat Kimia
Apotik Sehat – Obat herbal semakin banyak di gunakan oleh masyarakat sebagai alternatif pengobatan yang lebih aman dan minim efek samping. Seiring dengan perkembangan teknologi, berbagai produk obat-obatan herbal semakin banyak beredar di pasaran menggantikan obat kimia yang bisa di gunakan untuk menyembuhkan penyakit.

Dalam dunia kesehatan, penggunaan obat herbal memang telah di akui memiliki dampak yang jauh lebih baik daripada penggunaan obat kimia. Dari segi kemampuan menyembuhkannya pun obat herbal tidak kalah ampuh. Banyak sekali penyakit-penyakit serius yang saat ini sudah bisa di sembuhkan hanya dengan menggunakan obat-obatan yang terbuat dari bahan herbal.

Perbedaan Cara Kerja Obat Herbal dan Cara Kerja Obat Kimia

Dari semua fakta di atas tentu saja ada perbedaan cara kerja obat herbal dan cara kerja pada obat kimia yang menyebabkan obat herbal menjadi jauh lebih aman untuk di gunakan meskipun berulang-ulang dalam jangka waktu yang panjang. Berikut ini adalah penjelasannya, semoga bermanfaat untuk menambah wawasan Anda.

Cara Kerja Obat Herbal

Herbal berasal dari kata herba dalam bahasa latin, yang artinya adalah tanaman. Obat-obatan herbal merupakan obat yang di buat dengan menggunakan bahan-bahan alami dari berbagai jenis tumbuhan. Obat herbal bisanya di produksi dalam bentuk cairan atau serbuk halus.

Cara kerja obat herbal berbeda dengan cara kerja obat kimia, dimana kandungan dalam herbal memiliki sifat probiotik yang ramah terhadap segala jenis bakteri baik di dalam tubuh. Berbeda dengan obat kimia yang justru memiliki sifat destruktif.

Obat herbal juga cenderung membutuhkan waktu yang lebih lama agar bisa bekerja dalam metabolisme tubuh orang yang mengonsumsinya. Sehingga reaksi saat penggunaan obat herbal ini membutuhkan waktu. Namun saat obat herbal telah menyatu dengan metabolisme, proses penyembuhan akan terjadi dan biasanya menimbulkan gejala reaksi yang dapat di rasakan seperti mual, pusing, hidung tersumbat dan suhu tubuh yang meningkat.

Reaksi ini muncul sebagai akibat dari cara kerja obat herbal yang sedang bekerja mendetoksifikasi tubuh Anda dari berbagai zat racun yang menjadi penyebab munculnya penyakit. Biasanya akan hilang dengan sendirinya seiring perkembangan kesembuhan orang yang bersangkutan.
Harus Baca:

Cara Kerja Obat Kimia

Cara kerja obat kimia berbeda jauh dengan cara kerja obat herbal. Obat kimia di produksi dari bahan-bahan sintetis anorganik yang merupakan hasil dari rekayasa teknologi di dalam bidang kimia. Cara kerja obat kimia memiliki sifat yang berlawanan dengan obat herbal dimana obat kimia cenderung bersifat antibiotik.

Obat kimia dapat bekerja jauh lebih cepat di bandingkan dengan obat herbal yang membutuhkan waktu lebih lama. Namun obat kimia hanya mampu di serap tubuh sekitar 50% saja dari total obat yang di konsumsi, dan akan terus menurun seiring dengan bertambahnya usia. Artinya penggunaan dosis pada obat kimia cenderung akan meningkat dari waktu ke waktu. Selain itu cara kerja obat kimia cenderung bersifat destruktif yang dapat menyebabkan berbagai efek samping.

Alasan-alasan inilah yang menjadi penyebab penggunaan obat-obatan kimia dalam jangka panjang sangat tidak di sarankan. Selain dapat menimbulkan efek samping yang buruk, penggunaan obat-obatan kimia cenderung membuat orang yang mengonsumsinya menjadi ketergantungan.

Berbeda dengan obat herbal yang tidak menimbulkan banyak efek samping dan tidak menimbulkan ketergantungan. Pengguna obat herbal bisa berhenti kapan saja meskipun penyakit yang di derita belum sembuh total, berbeda dengan obat kimia yang harus mematuhi secara disiplin setiap resep dan takaran yang telah di tentukan. Semoga bermanfaat