search-button

Jul 30, 2017

6 Tanda Beresiko Terkena Stroke

   
Advertisements
Advertisements
Tanda Gejala Stroke
Apotik Sehat – 6 Tanda Beresiko Terkena Stroke. Meskipun sudah banyak orang yang mengubah pola makan dan kebiasaan hidup demi terhindar dari serangan jantung, tetapi masih terdapat pula kondisi mengerikan lainnya yang bisa menyerang anda. Kondisi tersebut berupa serangan di otak, atau lebih dikenal dengan sebutan stroke. Menurut National Stroke Association mengatakan bahwa kondisi ini merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia dan menyerang satu orang setiap 40 detik sekali.

Sama seperti serangan jantung, stroke bisa terjadi kapan dan dimana saja yang ditandai dengan aliran darah yang mengalir ke otak anda menjadi terputus. Dari sini, sel-sel otak yang tidak mendapatkan oksigen akan mulai mati sehingga akan menyebabkan gangguan di seluruh tubuh anda hingga kematian.

Meski begitu, masih terdapat beberapa pencegahan yang bisa anda lakukan. Salah satunya adalah dengan cara mengenali gejalanya terlebih dahulu agar anda bisa melakukan pertolongan lebih cepat. Beberapa kondisi atau gejala yang akan terjadi ketika anda akan mengalami stroke sudah kami paparkan di bawah ini.

Tanda dan Gejala Stroke

1. Sakit Kepala yang Parah dan Mendadak

Kita semua pasti pernah merasakan sakit kepala dari waktu ke waktu, baik itu disebabkan oleh bekerja terlalu keras maupun stres. Jika sakit kepala biasa dan ringan bukanlah sesuatu yang perlu anda khawatirkan secara berlebihan, lain lagi dengan sakit kepala yang mendadak dan terasa sangat menyiksa. Sakit kepala jenis ini disebut dengan Thunderclap Headache, yaitu jenis sakit kepala yang terasa seperti terkena petir dimana menandakan terdapat pendarahan di otak.
Jika anda sudah berusia di atas 50 tahun dan tiba-tiba merasakan sakit kepala yang terasa sangat parah, pastikan untuk segera menghubungi dokter. Karena itu bisa menjadi salah satu gejala anda akan terserang stroke atau masalah gangguan neurologi lainnya.

2. Kesulitan Berbicara

Tergantung bagian otak mana yang terkena, stroke biasanya bisa menyebabkan anda merasa kesulitan dalam berbicara. Gejala ini termasuk ke dalam F.A.S.T. (Face, Arm, Speech, and Time) dimana anda akan mengalami penurunan daya di beberapa bagian tubuh seperti muka, lengan, daya berbicara dan reaksi anda.
U.S. News & World menjelaskan bahwa seseorang yang akan menderita stroke biasanya mengalami kesulitan dalam berbicara atau kesulitan dalam memahami obrolan yang kompleks. Gejala ini biasanya mengindikasikan bahwa area di otak yang mengontrol bahasa tidak mendapatkan asupan darah dengan cukup.

3. Kehilangan Kordinasi Tubuh

Jika stroke tengah mendekati anda, maka anda akan tiba-tiba merasa tangan dan kaki anda tidak berfungsi sebagaimana semestinya. Anda mungkin akan kesulitan dalam berjalan, kehilangan keseimbangan, atau anggota badan anda yang tiba-tiba merasa lemah.

4. Penglihatan yang Kabur

Arteri karotis yang terletak di area sisi leher anda memainkan peran penting dalam memasok darah ke otak, leher dan wajah anda. Sementara New York Times menjelaskan bahwa ketika stroke terjadi di area tersebut, maka akan menyebabkan perubahan aneh pada penglihatan anda. Selain itu, ketika asupan oksigen berkurang di area otak anda, maka anda juga akan mengalami penglihatan yang sangat buruk di malam hari hingga kebutaan. 
Baca juga:

5. Suara Serak Secara Tiba-tiba

Suara serak memang bukanlah gejala awal yang disebabkan oleh stroke, tetapi tetap tidak boleh diabaikan begitu saja. Menurut Voice Foundation mengatakan bahwa kotak suara anda bisa dipengaruhi oleh berbagai macam penyakit neurologis seperti Parkinson, multiple sclerosis, dan stroke.
Kehilangan aliran darah ke batang otak dapat menyebabkan suara serak atau suara berat karena otot vokal anda mengalami kelumpuhan di satu sisi. Kemungkinan terburuknya adalah anda akan kehilangan kemampuan berbicara secara total.

6. Kejang-kejang

Meskipun stroke ringan tidak akan membuat anda mengalami kejang-kejang, tetapi stroke parah bisa membuat anda mengalami hal tersebut. Sebut saja stroke hemoragik yang terjadi ketika terdapat pendarahan di otak anda. Pembuluh darah anda akan meledak, menyebabkan pendarahan dan mengakibatkan pembengkakan di otak, tekanan di kepala anda, hingga kerusakan di jaringan di sekitarnya.