search-button

5 Obat Nyeri Dada di Apotik Yang Banyak Disarankan Tenaga Medis

   
Advertisements
Advertisements
Obat Nyeri Dada di Apotik
Apotik Sehat – 5 Obat Nyeri Dada di Apotik Yang Banyak Disarankan Tenaga Medis. Nyeri pada dada merupakan kondisi dimana dada mengalami rasa nyeri seperti ditekan berkali-kali bahkan diiringi dengan rasa nyeri seperti tertusuk jarum dimulai dari bahu, dada hingga tulang rusuk. Bila anda mengalami nyeri dada, jangan menganggap remeh hal tersebut.

Umumnya nyeri dada ini menjadi sebuah gejala adanya masalah pada jantung anda. Kondisi nyeri pada dada, pasti memiliki faktor tertentu yang menjadi penyebab terjadinya nyeri dada. Kali ini kita akan mengulas obat nyeri dada di apotik yang banyak dipilih dan disarankan untuk mengatasi nyeri dada seperti ini. simak lebih lengkapnya!

Obat Nyeri Dada di Apotik

1. Amplodipine

Diurutan pertama obat penghilang nyeri dada adalah amplodipine. Dimana obat ini akan bekerja dengan cara menghambat saluran kalsium, memperlebar pembuluh darah serta meningkatkan aliran darah namun tidak membuat jantung memompa lebih keras. Banyak dokter atau tenaga medis meresepkan obat ini untuk penderita nyeri dada dan tekanan darah tinggi. Jadi bila mengkonsumsi amplodipine tidak akan membuat jantung anda bekerja lebih keras dan berdeguk kencang.

2. Atenolol

Satu diantara obat nyeri dada di apotik yang banyak dianjurkan adalah atenol. Sama seperti amplodipine, atenol juga banyak diresepkan bagi penderita tekanan darah tinggi dan juga jantung. Beta blocker tersebut bekerja dengan cara merilekskan pembuluh darah dan memperlambat detak jantung untuk meningkatkan aliran darah serta oksigen. Cara kerjanya ini jelas memberikan pengaruh pada tekanan darah yang awalnya tinggi akan menurun secara perlahan.

3. Calcium channel blockers

Obat nyeri dada yang satu ini banyak pula disarankan bagi penderita nyeri dada serta jantung. Kinerjanya yang efektif membuat banyak orang memilih obat tersebut. Cara kerjanya akan membuat pembuluh darah yang awalnya menyempit mengalami pelebaran, sehingga aliran darah menuju ke jantung akan semakin lancar dan menghilangkan nyeri pada dada.
Harus Baca:

4. Nifefipine

Para tenaga medis atau dokter banyak memberikan resep nyeri dada ini karena berguna untuk menghambat saluran kalsium. Selain diberikan sebagai obat penghilang nyeri dada, juga sering diberikan penderita angina pektoris atau angin duduk.

5. Bivalirudin

Pemilik nama dagang bivasave atau diltiazem ini tergolong obat antikoagulan (trombin inbitor). Obat nyeri dada diresepkan oleh tenaga medis karena berguna untuk pencegahan pembekuan darah pada pasien (penderita penyakit) dengan nyeri dada tidak stabil, yang menjalani percutaneous transluminal coronary angioplasty (PTCA) yakni prosedur membuka arteri yang tersumbat.

Itulah obat nyeri dada di apotik yang banyak diresepkan oleh para tenaga medis. Nyeri dada ini dapat menjadi pertanda penyakit yang berbahaya. Alangkah baiknya bila mengalami kondisi nyeri dada, memeriksakannya terlebih dahulu pada ahlinya agar mendapatkan pengobatan yang tepat. Obat tadi tidak dianjurkan untuk ibu hamil dan anak-anak.